Cari tutorial

Tutorial Upload Website ke Dalam Hosting Kamu

Hey Sobat Jagoan, seperti yang Kamu tahu bahwa website yang mampu bekerja dengan database dengan konten yang berubah-ubah disebut juga web dinamis. Contohnya adalah website berbasis Joomla, WordPress, dan sebagainya.

Software-software tersebut bisa Kamu pergunakan dengan free dan tanpa mengeluarkan biaya apapun kecuali untuk penambahan sejumlah plugin dan sejenisnya. Penggunaannya pun relatif mudah untuk para pemula.


STEP 1: Kompres seluruh file website Kamu dalam satu file .ZIP. Tips: jangan menggunakan .RAR jika Kamumenggunakan cpanel karena akan gagal waktu diekstrak nantinya.

Upload Website

Extract wp2.zip


STEP 2: Login ke cpanel Kamu di http://(nama domain kamu).com/cpanel

Upload Website

Tampilan Cpanel


STEP 3: Masuk ke menu File Manager.

Upload Website

Pilih menu File Manager.


STEP 4: Silakan masuk ke direktori public_html.

Upload Website

direktori public_html.


STEP 5: Klik menu Upload, lalu Browse pada file ZIP website Kamu.

Upload Website

Pilih menu upload dan cari file yang Kamu kehendaki


STEP 6: Setelah proses upload selesai, select file ZIP tersebut, lalu klik menu Extract. Pastikan hasilnya tepat di bawah direktori public_html. Jika masih terdapat di dalam folder lain, pindahkan ke public_html menggunakan Move File.

Upload Website

Pindahan menggunakan Move File


STEP 7: Periksa file dan direktori Kamu, apakah sudah lengkap terupload semuanya.

Upload file website ke server hosting menggunakan FTP Client

Berikut adalah langkah langkah upload data Kamu ke server menggunakan FTP :

STEP 1: Download FTP client dan install, jika Kamu belum mempunyai FTP client, kami sudah siapkan Filezilla untuk Kamu. Filezilla adalah program FTP gratis tetapi mempunyai fitur yang sangat powerfull. Kamu bisa download dari website sumbernya : http://sourceforge.net/projects/filezilla/ , maupun dari server BEON yang mempunyai akses lebih cepat. Silahkan klik disini untuk download.


STEP 2: Install dan jalankan Filezilla, lalu isikan address dengan domain Kamu, juga user dan password Kamu, lalu klik quickconnect

Upload Website

Masukkan username dan password


STEP 3: Jika sudah masuk ke server, ganti direktori ke public_html. Direktori ini adalah direktori yang terbaca pada website Kamu. Jadi silahkan upload semua data Kamu di direktori ini.

Upload Website

upload semua data Kamu di direktori ini


STEP 4: Setelah Kamu selesai upload website, dalam ilustrasi, penulis mengupload direktori blog di hardisk local penulis, langkah selanjutnya adalah merubah write permission dari fil file script Kamu.

Caranya adalah dengan klik kanan pada remote site pada direktori yang ingin dirubah atributnya, kemudian pilih File Attibutes , isikan dengan 755 , kemudian klik OK.

Upload Website

Kamu bisa ganti atribut file Kamu


STEP 5: File script Kamu sudah dapat Kamu akses di browser secara online.

Kemungkinan error pada saat upload data antara lain :
  1. File tidak terupload ke direktori public_html
    Semua file website dan folder harus berada dibawah direktori public_html (atau lengkapnya/home/username/public_html). Di luar direktori tersebut file website tidak akan dapat ditampilkan. Pastikan Kamu telah masuk ke direktori public_html dahulu baru mengupload file.
    Jika menggunakan FTP, pertama kali setelah software FTP Kamu terkoneksi dengan server web hosting, direktorinya adalah /home/username/. Kamu perlu mengklik folder public_html dahulu agar bisa masuk ke /home/username/public_html.

  2. Tidak ada file index
    Nama file yang pertama kali akan ditampilkan sebagai halaman depan haruslah index.* (index.htm, index.html, atau index.php). Tanpa file index, halaman depan website Kamu tidak akan muncul.

  3. Penulisan nama file index salah
    Masih berkaitan dengan point 2 di atas, bisa jadi Kamu telah mempiliki file index. Akan tetapi penamaannya salah (mengandung huruf kapital). Nama file index harus dalam huruf kecil. Contoh nama file yang benar : index.html / index.htm bukan Index.html / index.HTM

  4. Software yang digunakan untuk mendesain web tidak memenuhi syarat
    Meskipun tidak selalu terjadi, kadang – kadang apabila Kamu membuat website dengan Microsoft Publisher, hasil output file html dari software tersebut tidak standard. Ukurannya cenderung membengkak, atau menggunakan tag (kode) html yang tidak standard. Hal ini menyebabkan website Kamu tidak dapat tampil.

Oh iya, Kamu bisa gunakan software yang memang diperuntukkan pembuatan website seperti Wordpress dan Builder ya, biar lebih cepat.

Nah, Kalau masih kesulitan Kamu bisa hubungi teman-teman Jagoanhosting untuk informasi lewat Live Chat dan Open Ticket. Yuk Ah!


BACA JUGA ARTIKEL INI SOB!

Leave a Comment





Cloud Hosting HITS 1GB Gratis Domain .COM! TERMURAH SE INDONESIA CUMA 199Ribuan!

Ambil Sekarang!